16
Sep
09

KRI Teluk Celukan Bawang

Ne kapal dulu tempat ayah gw ayah gw jadi abk pas ambil ne kapal ke jerman wah enak ayah gw jalan2 keliling eropa anjriiTTT!. :evil: . sorry klo gw nampilin alusistanya yang kapal laut aja soalnya dari bermacam2 alat tempur gw sukanya ama kapal laut, klo lage nyerbu darat pake meriam kapal tapi sulit di ancurin/tembak dari darat heheh :)

KRI Teluk Celukan Bawang (532) merupakan kapal kedua dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk.

KRI Teluk Celukan Bawang dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1976 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 632. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut pada tahun 1994. KRI ini termasuk dalam paket pembelian sejumlah kapal perang eks Jerman Timur pada masa pemerintahan Presiden Suharto. Lanjutkan membaca ‘KRI Teluk Celukan Bawang’

08
Sep
09

Pengebom-atoman Hiroshima dan Nagasaki

Pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki adalah serangan nuklir selama Perang Dunia II terhadap kekaisaran Jepang oleh Amerika Serikat atas perintah Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman. Setelah enam bulan pengeboman 67 kota di Jepang lainnya, senjata nuklir “Little Boy” dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945, diikuti dengan pada tanggal 9 Agustus 1945, dijatuhkan bom nuklir “Fat Man” di atas Nagasaki. Kedua tanggal tersebut adalah satu-satunya serangan nuklir yang pernah terjadi.

Bom ini membunuh sebanyak 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki pada akhir tahun 1945. Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom. Pada kedua kota, mayoritas yang tewas adalah penduduk. Lanjutkan membaca ‘Pengebom-atoman Hiroshima dan Nagasaki’

08
Sep
09

Perang Dunia 1

Perang Dunia I (disingkat PDI atau PD1; juga dinamakan Perang Dunia Pertama, Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 1914 hingga 1918.  Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil.

Perang ini dimulai setelah Pangeran Franz Ferdinand dari Austria-Hongaria (sekarang Austria) dibunuh anggota kelompok teroris Serbia, Gavrilo Princip di Sarajevo. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan, maupun jumlah korbannya. Senjata kimia digunakan untuk pertama kalinya, pemboman massal warga sipil dari udara dilakukan, dan banyak dari pembunuhan massal berskala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini. Empat dinasti, Habsburg, Romanov, Ottoman dan Hohenzollern, yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib, seluruhnya jatuh setelah perang. Lanjutkan membaca ‘Perang Dunia 1′

08
Sep
09

Palaga ambarawa (pertempuran ambarawa)

Palagan Ambarawa adalah sebuah peristiwa perlawanan rakyat terhadap Sekutu yang terjadi di Ambarawa, sebelah selatan Semarang, Jawa Tengah.

Jalannya Pertempuran

Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang dengan maksud mengurus tawanan perang dan tentara Jepang yang berada di Jawa Tengah. Kedatangan sekutu ini diboncengi oleh NICA. Kedatangan Sekutu ini mulanya disambut baik, bahkan Gubernur Jawa Tegah Mr Wongsonegoro menyepakati akan menyediakan bahan makanan dan keperluan lain bagi kelancaran tugas Sekutu, sedang Sekutu berjanji tidak akan mengganggu kedaulatan Republik Indonesia. Lanjutkan membaca ‘Palaga ambarawa (pertempuran ambarawa)’

05
Sep
09

Kenapa Kok “GAK” perang-perang vs Malingsia?

Kenapa indonesia kok gak perang2 lawan malaysia, apa yang ditakutkan dari negara “cacad” tersebut????.

Apa takut malaysia dibantu negara barat???

jawabanya! Tidak usah Kawatir!!, karena kalau negara barat dan sekutunya membantu malaysia, Kita pasti dibantu RUSIA lihat aja ntar….  :mrgreen:

Apa takut diembargo???

jawabanya! Tidak usah Takut kena embargo !, karena kalau kita diembargo mungkin kita bingung mw beli persenjataan dimana? ada yg mau jual e kita yaitu sekalilagi RUSIA dan Cina.. atau kita takut kekurangan minyak?  kalau kita kehabisan minyak kita tinggal lari ke IRAN pasti ditolong meski kena embargo, amerika aja takut klo perang ama iran, (takut gak ada penjualan minyak) minyak-minyak :D

Apa takut dengan kekuatan tentara diraja malingsia?

Gak perlu takut kaleeee!! buat apa takut.! tahu ngak sih klo tentera diraja malingsia itu “CACAD” kenapa karena ALUTSISTA dan MENTAL tentaranya yg kayak mental TEMPE hehehe ;)

sebagai bukti….

Malaysia baru punya kapal selam pertama, apa itu gak cacad??? indonesia aja punya bnyk kapal selam, klo menurut saya sih klo kapal selam baru malingsia ntu di tarungin ma kapal selam pasopati yg sekarang lage nangkring di sebelahnya delta plazza surabaya ntu, pasti masih menangan kapal Pasopati hahah :mrgreen:

Truuzzz!…. Mental nya tempe, karena ,….

lihat di indonesia, anak2 klo ditanya mw jadi apa??? Tentara, Polisi

Tapii klo di malysia: mw jadi apa besok klo besar?? pengusaha sukses!! yaa..

tentara diraja malysia tuh jadi tentara karena terpaksa, (karena wjib militer) bukan dari hati BEDA sama tentara indonesia BERJUANG SAMPAI MATI! :evil:

nah LANTAS apa yang kita khawatirkan kok GAK perang-perang padahal negara kita diusik terus-terusan dan LANTAS apa gunanya pembelian ALUTSISTA kayak KRI makassar, Shukoy, panzer dan lain2 klo gak dipakai buat perang!

kenapa?? takut ancuuur??? gak usa takut, meski gak dibuat perang juga bakalan ancur tuh Mesin tempur ancur dimakan umur!

dari pada gak berguna ancur dimakan umur mending ancur buat membela setiap jengkal wilayah dan setiap kekayaan yg dimiliki indonesia tanah air tercinta!

SO, buat apa taku2 perang lawan Malingsia yg cacad??? pengen seni tapi gak punya jiwa seni dasar cacad, STUJU G????:roll:

ByMyself

05
Sep
09

KRI Makassar

KRI Makassar (590) adalah sebuah kapal LPD buatan Daesun Shipbuildings & Engineering CO. Ltd, Korea Selatan. Kapal ini merupakan kapal pertama dari dua kapal yang dibangun di Korsel dan dirancang sebagai kapal perang rumah sakit. Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi desain semi stealth ini juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam. Kontrak kapal ini ditandatangani pada Desember 2004, kontrak ini berisi tentang pengadaan satu Kapal Komando (KRI Tanjung Dalpele) dan empat kapal LPD (dua dibuat di Korea dan dua lainnya dibangun di PT PAL Surabaya). Lanjutkan membaca ‘KRI Makassar’

05
Sep
09

KRI Diponegoro

Beirut – KRI Diponegoro bernomor lambung 365 yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritim Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB di Lebanon (Maritime Task Force/MTF UNIFIL), merupakan kapal perang tercanggih yang dimiliki TNI Angkatan Laut (AL).

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut Arsyad Abdullah di Beirut, Lebanon, Kamis, mengatakan, sangat bangga memiliki kapal tercanggih dan dipercaya sebagai bagian dari misi perdamaian PBB di Lebanon.

KRI Diponegoro merupakan Lanjutkan membaca ‘KRI Diponegoro’

04
Sep
09

Malaysia Banggakan Kapal Selam Pertamanya

KUALA LUMPUR – Malaysia memperkuat kedigdayaannya di laut. Kapal selam pertama negeri jiran, KD Tunku Abdul Rahman, tiba di Pelabuhan Klang pukul 09.20 waktu setempat kemarin (3/9). Kapal selam elektrik bertenaga diesel yang dilengkapi torpedo dan antimisil itu merapat di markas Angkatan Laut KD Sultan Abdul Aziz Shah di Pulau Indah.

”Saya harap (AL Malaysia) bisa lebih baik lagi melindungi negara ini dari ancaman, (khususnya) setelah hadirnya aset yang amat bernilai ini,” kata Raja sekaligus Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Yang Dipertuan Agung Tuanku Mizan Zainal Abidin seperti dikutip News Strait Times kemarin (3/9).

Mizan juga memberikan pujian kepada para awak kapal selam atas kerelaan mereka berkorban, bekerja keras, dan jauh dari keluarga selama empat tahun demi impian Malaysia itu.

Sejumlah petinggi negara terlihat menyambut kapal selam yang sempat memicu kontroversi itu. Antara lain, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak dan deputinya, Tan Sri Muhyiddin Yassin, serta Menteri Pertahanan Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi. Hadir pula Sultan Selangor Sultan Sharafuddin Idris Shah; Jenderal Tan Sri Azizan Ariffin; Laksamana AL Tan Sri Abdul Aziz Jaafar, dan Inspektur Jenderal Kepolisian Tan Sri Musa Hassan.

Kapal selam bertipe Scorpene itu diawaki 32 kru yang dikomandoi Komodor Zulhelmey Ithnain. Demi kelancaran pengoperasian kapal berteknologi tinggi tersebut, seluruh kru telah menempuh pelatihan selama empat tahun di Prancis. Mereka berangkat dari Prancis pada 11 Juli menuju Pelabuhan Klang dengan menghabiskan waktu 54 hari. Perjalanan itu sudah termasuk 32 hari penyelaman dan 10 hari muncul di permukaan. Kapal singgah di beberapa tempat, seperti di Jeddah, Djibouti, dan Cochin (India).

Malaysia memesan dua unit kapal perang selam kepada pembuat kapal di Eropa pada 2002. Yakni, DNS yang bermarkas di Prancis dan Navantia dari Spanyol. Proyek kapal selam yang sempat menimbulkan kontroversi itu menghabiskan dana hingga USD 900 juta (sekitar Rp 9,091 triliun). Kapal selam kedua diperkirakan dikirim ke Malaysia tahun depan.

Proyek kapal selam itu juga sempat menimbulkan kontroversi politik. Diduga, Najib mendapatkan komisi. Namun, dia membantah tudingan tersebut.

Impian Negeri Ringgit untuk memiliki kapal selam sejatinya mengemuka sejak 25 tahun silam. Itu dituangkan dalam program mereka Rencana Pembangunan Malaysia yang Kelima, padahal sekarang yang kesembilan. ”Kami berharap, semakin banyak kapal selam yang dibeli lagi pada Rencana Pembangunan Ke-13 atau Ke-14 Malaysia,” ujar Menhan Ahmad Zahid.

Bernama melaporkan, otoritas setempat menegaskan bahwa kehadiran kapal selam canggih itu bukan merupakan ancaman bagi negara-negara tetangga. Sebaliknya, mereka hendak ikut mengamankan perairan Asia Tenggara.

Sumber: Jawapos

04
Sep
09

Jendral Sudirman

Jenderal Sudirman merupakan salah satu tokoh besar di antara sedikit orang lainnya yang pernah dilahirkan oleh suatu revolusi. Saat usianya masih 31 tahun ia sudah menjadi seorang jenderal. Meski menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Ia berlatarbelakang seorang guru HIS Muhammadiyah di Cilacap dan giat di kepanduan Hizbul Wathan.

Ketika pendudukan Jepang, ia masuk tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor yang begitu tamat pendidikan, langsung menjadi Komandan Batalyon di Kroya. Menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Ia merupakan Pahlawan Pembela Kemerdekaan yang tidak perduli pada keadaan dirinya sendiri demi mempertahankan Republik Indonesia yang dicintainya. Ia tercatat sebagai Lanjutkan membaca ‘Jendral Sudirman’

04
Sep
09

Che Guevara (1960)

Kemenangan perjuangan bersenjata rakyat Kuba atas kediktatoran Batista bukan hanya merupakan kejayaan kepahlawanan sebagaimana dilaporkan oleh siaran warta berita di seluruh dunia; Kemenangan itu juga mendorong perubahan dalam dogma-dogma lama mengenai perilaku massa rakyat Amerika Latin. Secara nyata ia menunjukkan kapasitas rakyat untuk membebaskan dirinya melalui perjuangan gerilya melawan pemerintahan yang menindasnya.

Kita yakin bahwa revolusi Kuba telah memberikan tiga kontribusi fundamental bagi perilaku gerakan revolusioner di Amerika Latin, yaitu :
1. Kekuatan rakyat dapat memenangkan sebuah peperangan melawan tentara.
2. Adalah tidak perlu menunggu hingga semua syarat kondisi Revolusi ada; pemberontakan dapat menciptakannya.
3. Di Amerika Latin yang terbelakang ini, arena perjuangan bersenjata pada dasarnya haruslah di daerah pedesaan.

Dari ketiga sumbangan itu, dua yang pertama merupakan Lanjutkan membaca ‘Che Guevara (1960)’